Risk and behavior analysis rice farmers in Southern Lampung district

Keywords: Risk, Behaviour Farmer, Rice Paddy

Abstract

This study aims to: (1) analyze the risk of production, price, and income of technical irrigated rice fields and rainfed rice field in South Lampung regency, 2) to analyze farmer behavior against rice farming risk on the technical irrigated rice field and rainfed rice field. The research was conducted in August - September 2016 in Kecamatan Palas, rice production center in South Lampung. The sample of farmers consist of 23 technical irrigated rice field farmers, and 37 rainfed rice field farmers, taken proportionally by random sampling method .Data were analyzed quantitatively including Coefficient of variation analysis, Bernoulli Theory, and  Neuman Morgenstern The results show: (1) the risk of production, price, and income faced by rice farmers on technical irrigated rice field is lower than from rainfed; (2) most rice farmers behave neutrally to the risk, on technical irrigated rice fieldvalued78,26 percent and in rainfed rice field valued 81.08  percent. No farmers were found to be brave at risk either on technical irrigated rice fields or on the rain fed rice field.

 

References

Badan Pusat Statistik (2016) Statistik Indonesia. Badan Pusat Statistik Indonesia.Jakarta.

Badan Pusat Statistik Lampung Selatan (2015) Lampung Dalam Angka. Bandar Lampung.

Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung ( 2015) Lampung Selatan Dalam Angka. Bandar Lampung. Lampung.

Badan Pusat Statistik (2013) Statistik Indonesia. Biro Pusat Statistik. Jakarta.

Darmawi, H. (2005). Manajemen Risiko. Bumi Aksara: Jakarta.

Debertin, DL. (1986). Agricultural Production Economics. MacMillan Publishing Company. New York.

Doll, J.P. dan F. Orazem. 1978. Production Economic Theory With Production. John Wiley and Sons. New York.

Ellis, F. (1989). Peasant Economic: Farm Household and Agrarian Development. Diterjemahkan oleh Adi Sutanto, et. al. UMM Press: Malang.

Elton E.J, Gruber M.J. (1995) Modern Portfolio Theory and Investment Analysis. Fifth Edition. John Wiley and Sons Inc.

New York.

Heriani, N. (2013) Analisis Keuntungan dan Risiko Usahatani Tomat di Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Tanggamus (Skripsi). Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Ivan, E. Zakaria, W.A. dan Yanfika, H. 2013. Analisis Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi Sawah di Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis. Vol 1(3): 238-245.

Kadarsan, dan Halimah. W. (1992) Keuangan Pertanian dan Pembiayaan Agribisnis. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Kurniati, D. 2015. Perilaku petani terhadap risiko usahatani kedelai di Kecamatan Jawai Selatan Kabupaten Sambas. J.Social Economic of Agriculture. 4(1): 32-36.

Mantra, IB. (2004) Demografi Umum. Pustaka Pelajar. Yokyakarta.

Muzdalifah. (2012). Pendapatan dan Risiko Usahatani Padi Daerah Irigasi dan Non Irigasi di Kabupaten Banjar kalimantan Selatan. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian. Volume 1 No 01. April. Hlm 65-74. Universitas Gajah Mada.

Ningsih, K. (2013) Risiko Produksi dan Inefisiensi Teknis Usahatani Padi Gogo pada Agro Ekosistem Lahan Kering. Jurnal Agronomics, 2(1): 1-15

Parsini dan Haryono, D. (2010) Analisis Efisiensi Teknis dan Risiko Usahatani Padi Sawah di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Selatan. Tesis Pascasarjana. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Pappas, J.M dan M. Hirschey. (1995) Ekonomi Managerial. Edisi Keenam Jilid II. Binarupa Aksara. Bandung.

Saptana, A. Daryanto, H.K. Daryanto, Kuntjoro. (2010). Analisis Efisiensi Teknis Produksi uUahatani Cabai Merah Mesar dan Prilaku Petani dalam Menghadapi Risiko. JurnalAgro Ekonomi. 28(2):153-188

Siregar, H. (2005) Risiko Pertanian Dan Pengelolaannya: Suatu Pengantar. Makalah Seminar Analisis Risiko Dan Keuntungan Pada Usaha Wanatani (Agriforestry) di jurusan Sosek FP Unila tanggal 20-21 April 2005. di Provinsi

Lampung. 11 hlm.

Soekartawi, Rusmiadi, dan E. Damaijati. (1993) Risiko dan Ketidakpastian dalam Agribisnis (Teori dan Aplikasi). Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Soedjana, T.D. (2007). Sistem Usaha Tani Terintegrasi Tanaman-Ternak Sebagai Respons Petani Terhadap Faktor Risiko. J. Litbang Pertanian. 26(2): 82-87.

Sugiarto, dkk. (2003). Teknik Sampling. PT Gramedia Pustaka. Jakarta.

Suharyanto, Jemmy Rinaldy, Nyoman Ngurah Arya. (2015). Analisis Risiko Produksi Usahatani Padi Sawah di Provinsi Bali. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali. Doi:10.18186/agr.1210

Published
2019-10-20
How to Cite
Zakaria, W., & Mas Indah, L. (2019). Risk and behavior analysis rice farmers in Southern Lampung district. International Journal of Research in Business and Social Science (2147- 4478), 8(6), 72-79. https://doi.org/10.20525/ijrbs.v8i6.520
Section
Articles